SUARA INDONESIA
Banner

Tunjangan Perumahan Naik, Setiap Bulan Anggota DPRD Lamongan Bisa Kantongi Puluhan Juta

LAMONGAN - Anggaran tunjangan perumahan DPRD Lamongan tahun 2022 naik. Kenaikan tunjangan ini di tengah kesulitan ekonomi warga akibat pandemi Covid-19 dan seiring berjalannya kenaikan harga kebutuhan pokok.

Meningkatkannya anggaran tunjangan perumahan DPRD Lamongan pada tahun 2022, yakni sebesar Rp 1,4 miliar dibandingkan tahun 2021. Anggaran tunjangan perumahan DPRD Lamongan pada tahun 2022 sebesar Rp 10,2 miliar. Sementara pada tahun 2021 sebesar 8,8 miliar.

Untuk kenaikan tunjangan perumahan pun disebut sudah melalui hitungan lembaga appraisal. Kepada suaraindonesia.co.id (6/4), Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lamongan Aris Wibawa menjelaskan, dari anggaran tunjangan perumahan akan diterima oleh 50 anggota DPRD Lamongan setiap bulannya.

Dengan rincian, ketua dewan akan menerima Rp 26 juta, wakil ketua dewan 19,3 juta, dan anggota dewan Rp 11 juta. "Masih wajarlah, dewan ini juga kan wakil rakyat. Kalau melihat daerah lain bisa fantastis, seperti Gresik dan Sidoarjo," tegas Aris Wibawa.

Aris menilai bahwa kenaikan tunjangan perumahan DPRD Lamongan dirasa wajar karena sudah 7 tahun terakhir tidak mengalami kenaikan. Selain itu, juga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lamongan.

"Kalau melihat daerah lain anggarannya lebih fantastis, kita bisa bandingkan Gresik dan Sidoarjo," ujarnya.

Kenaikan tunjangan perumahan DPRD Lamongan, lanjut Aris, sebelumnya telah diajukan oleh Bupati, lalu dikirim ke Gubernur untuk mendapatkan pertimbangan dan persetujuan. "Setelah disetujui, baru diterbitkan peraturan. Akhirnya muncullah angka itu," pungkasnya.

Apa Reaksi Anda?