SUARA INDONESIA LAMONGAN

Jelang Kick Off Piala Menpora, Kapolres Lamongan Minta Suporter Persela Tidak Nonton Bareng

M Nur Ali Zulfikar - 15 March 2021 | 19:03
Olahraga Jelang Kick Off Piala Menpora, Kapolres Lamongan Minta Suporter Persela Tidak Nonton Bareng
AKBP Miko Indrayana menyerahkan kaos kepada Yunan Ahmadi, sebagai bentuk dukungan untuk Persela

LAMONGAN - Kick off turnamen pra musim memperebutkan Piala Menpora 2021 akan dimulai 21 Maret mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh tim dan berbagai pihak lainnya. Termasuk pihak keamanan dari Polri dan TNI.

Mengingat, pelaksanaan kompetisi sepak bola pada tahun ini dilakukan dalam suasana pandemi Covid-19. Sehingga harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya pertandingan tanpa suporter dan tidak diperbolehkan menggelar nonton bareng.

Sebagai upaya merealisasikan peraturan tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana dan Dandim 0812, Letkol Inf. Sidik Wiyono menggelar cangkruk bareng manajemen dan suporter Persela Lamongan, di Mapolres setempat, Senin (15/3/2021), sore.

Dalam sambutannya, Miko mengungkapkan bahwa warga Lamongan menaruh harapan besar kepada Persela, terlebih sebentar lagi akan jalani Piala Menpora. 

"Mainlah dengan hati dan bermain cantik. Warga Lamongan menaruh harapan besar pada Persela. Karena Persela ini salah satu icon Lamongan," ungkap Alumnus Akademi Kepolisian 2001 

Miko juga berpesan kepada para suporter agar tetap mendukung pemain Persela saat berlaga. Hanya saja dukungan suporter cukup dengan melihat dari rumah, tidak boleh datang ke stadion, maupun nonton bareng yang bisa menimbulkan kerumunan massa, karena kompetisi kali ini berlangsung dalam kondisi yang masih pandemi.

"Untuk suporter saya minta untuk mendukung pemain Persela dari rumah, dan dilarang hadir ke stadion dan juga tidak nonton bareng, kita doakan agar Persela mampu berbuat banyak dan mengharumkan nama Lamongan," tegasnya

Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf. Sidik Wiyono mengungkapkan, masyarakat memang haus akan tonton, termasuk Persela. 

"Tapi jangan sampai karena haus sehingga sampai menjadi catatan. Kalau pandemi Covid 18 sudah selesai, baru bisa normal. Semoga nanti kita bisa tertib, dari pada tidak diizinkan nanti menimbulkan masalah," katanya.

Bupati Yuhronur Efendi yang berhalangan hadir karena ada kegiatan lain, diwakilkan kepada Asisten I Moh Nalikan. Dia mengungkapkan bahwa, begitu Persela main, maka selalu mendapat dukungan luar biasa dari warga Lamongan.

"Lamongan, bisa dibilang sebagai kota kecil. Meski demikian, Persela bisa bertahan di kanca persepakbolaan tanah air, tepatnya Liga Satu Indonesia. Ini menunjukkan bahwa Lamongan bisa mengurus Persela," ujarnya

Tampak hadir, Manajer Persela, Yunan Ahmadi, pemain Birrul Walidain, Eky Taufik, Ketua LA Mania Nugroho dan perwakilan dari Curva Boy. 

Nugroho menegaskan bahwa LA Mania tidak akan menggelar nonton bareng dan akan mematuhi peraturan pemerintah dan Polri.

"LA mania ini tidak menyelenggarakan nonton bareng, karena LA Mania ada di semua daerah. Ketika Persela Main di daerah maka LA Mania setempat akan mendampingi," tukasnya

» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA

Pewarta : M Nur Ali Zulfikar
Editor :

Share:

Komentar & Reaksi

Berita Terbaru Lainnya