LAMONGAN – Pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Lamongan tahun 2020, kurang 16 hari lagi. Sebanyak 3071 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) melaksanakan rapid tes. Rapid tes dilakukan sebagai upaya untuk mencegah dan memastikan pengawas pemilu bebas dari virus corona atau Covid-19.
Pelaksanaan rapid tes dilakukan secara serentak yang tersebar di beberapa zona Kecamatan yang ada di Lamongan, Selasa, (24/11/2020), pagi.
Devisi SDM dan Organisasi Bawaslu Lamongan, Tony Wijaya mengatakan, rapid tes dilkakukan di beberapa titik di pendopo Kecamatan. Rapid tes sendiri dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeteksi dini penyebaran Covid-19.
“Kami juga mengharapkan agar para pengawas TPS bisa menjaga kesehatan dalam menjalankan tugas nantinya,” katanya
Tony menerangkan bahwa, seluruh pengawas Pilkada Lamongan wajib melaksanakan Rapid tes, sebagai salah satu syarat dan bukti bebas Covid-19. Dalam pelaksanaan rapid tes, Bawaslu menggandeng tim medis dari RSUD Soegiri Lamongan.
“Tujuannya untuk mendeteksi penyebaran Covid-19. Rapid tes ini di wajibkan untuk pengawas tempat pemungutan suara yang nantinya akan ditempatkan di masing-masing Desa. Rapid tes menjelang pemungutan suara ini juga untuk memastikan keadaan para pengawas TPS dalam kondisi sehat di saat menjalankan tugas nya di lapangan nanti,” terangnya
Tony menegaskan bahwa, rapid tes tidak hanya diwajibkan untuk pengawas TPS, tetapi juga kepada seluruh petugas pengawasan Pilkada serentak dari level di tingkat TPS sampai Kabupaten. Selain itu juga diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan.
“Guna untuk menegakkan protokol kesehatanm pengawas pemilu juga akan dibekali perlengkapan alat pelindung diri (APD), berupa masker dan handsanitizier. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan asuransi jaminan kesehatan maupun jaminan ketenagakerjaan,” tegasnya
“Hasil dari rapid tes terhadap para petugas pengawas Pilkada Lamongan 9 Desember 2020, selanjutnya akan diumumkan oleh Dinas Kesehatan melalui Bawaslu Kabupaten Lamongan,” pungkasnya
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : M Nur Ali Zulfikar |
| Editor | : |
Komentar & Reaksi